Friday, April 24, 2009

Amsterdam

Jamku menunjuk angka 3. Aku terbangun pagi ini dengan detak jantung lebih cepat dari biasanya, agak keras. Ini mimpi buruk. Aku baru saja bermimpi akan terbang ke Amsterdam bersama Catur, teman kuliah di Unirow (Universitas Ronggolawe Tuban), untuk sebuah beasiswa dan proyek penulisan.

Unirow membuat pesta besar-besaran. Mereka mengadakan acara pelepasan kepergianku di masjid kampus yang dihadiri oleh segenap dosen dan juga rektor Unirow. Aku berat dengan ini. Nisa, my Dearest girlfriend, adalah alasan aku menjadi sangat resah. Padahal orang-orang telah mempersiapkan untuk aku pergi dan mobil pun sudah akan mengirimku ke Juanda, bandara Surabaya. Yanti, teman kelasku, menangis. Dosenku juga. Anehnya Nisa malah tidak tampakkan diri di acara pelepasanku, bersembunyi di dalam gedung rektorat yang beberapa meter saja dari masjid ini.

Ia tidak mau menemuiku. Aku hampiri dia karena aku ingin bicara dengannya sebelum berangkat ke Amsterdam. Dia mengacuhkanku.

Entah karena alasan apa, aku mengambil sebuah tang dan berlari-lari di jalan raya ke bundaran Manunggal sambil berkata akan bunuh diri. Orang sekampus mengejar. Aku mirip orang gila yang hendak ditangkap segerombolan orang kampung; bedanya ini yang menangkap adalah dosen-dosen dan mahasiswa. Aku terengah-engah. Keringatku bercucur sekali ketika di telingaku terdengar suara samar-samar, "Allahuakbar Allahuakbar," yang berubah menjadi sedikit keras dan makin mengeras. Rupanya adzan shubuh membangunkanku .
Search using google below
(Cari dengan Google--Ketik kata kunci dalam kotak)


Related Posts:

0 comments:

Post a Comment [ Pop-up Comment Window ]

All comments are welcome as long as they are in English, Bahasa Indonesia and Javanese. (Utk pengguna ponsel, silahkan klik Pop-Up Comment Window diatas bila kesulitan dg kotak komentar dibawah)

Jika masih kesulitan, maka pilih Name/URL. Lalu masukkan Nama dan alamat situs Anda

Catatan: Pengkopian sebagian atau keseluruhan dari artikel ini diperbolehkan dan tanpa perlu ada ijin. Namun Anda harus mencantumkan, "sumber tulisan diambil dari http://davidjuly.blogspot.com"

Follow this blog via Facebook