Saturday, May 30, 2009

Kontestan The Master Season 3

Sutarno The Master of Traditional MagicMalam ini para kontestan The Master Season 3 memperkenalkan diri. Pesulap tua, Sutarno (lihat gambar), membuka pertunjukan dengan penampilan traditional magic, aliran sulap, yang bagi Deddy Corbuzier, sangat klasik. Sutarno memainkan permainan kelinci yang muncul dari topi. Ada juga burung. Tidak disangka bahwa saat itu Sutarno memang telah direncanakan oleh RCTI dan tim the Master untuk dianugerahi gelar Master of Traditional Magic. Deddy secara langsung memberi awards tersebut. Ia dianugerahi karena meski dalam usian tuanya ia masih memiliki jiwa dan dedikasi yang tinggi kepada dunia magic.

Sementara itu, seusai penganugerahan, para kontestan The Master Season 3 satu persatu menunjukan kebolehannya di atas panggung, berjungkir dan beratraksi. Kali ini cukup berbeda dengan season sebelumnya. Kontestan season 3 memiliki lebih banyak karakteristik dan ciri yang unik, aneh serta menarik. Kita sebut saja Krisnaji. Ia adalah kontestan the Master Season 3 yang memanggil dirinya sebagai the Avatar magician, serupa dengan sebuah tokoh kartun Avatar si pengendali elemen alam. Kenyataannya, Krisnaji memang bisa begitu. Kemampuan andalannya untuk berlaga di the Master adalah mengendalikan elemen api, bumi, air dan angin.

Sedangkan, kontestan lainnya adalah Rizuki, sang ahli kecepatan tangan yang sekaligus menjadi satu-satunya kontestan wanita di The Master Season 3. Malam ini ia tampil dengan Romedal, finalist season 2.

Ada juga beberapa kontestan hebat lainnya seperti Soldier of Magician yang memamerkan keahlian menembak dengan mata tertutup, funky magician yang membaca kehidupan penonton, dan Dibor, si duo kocak yang nyeleneh. Satu yang begitu berkesan mungkin adalah Bayu Gendeng. Ia berasal dari Bali dan berdarah Jawa. Kontestan yang menamai diri Psycho Magician ini bergaya paling sangar, mengkombinasikan mentalism, hypnosis, dan extreme magic, sehingga memunculkan (apa yang ia sebut) kebingungan pada dewan juri.

Keenam kontestan ini akan mulai bertarung minggu depan di RCTI. Dukung jagoan Anda.


Search using google below
(Cari dengan Google--Ketik kata kunci dalam kotak)


Related Posts:

5 comments:

Joko said...

Pertamax :D
semalem saya juga melihatnya, saya merasa pernah melihat beliau, mungkin beliau sering melalang buana di Jogja, dari SD ke SD, saya 2x melihat sulapnya, jika memang benar Pak sutarno adalah pesulap yg saya maksud. yaitu tahun 1992 pas saya kelas 1 SD dan 1998 pas saya kelas 6 SD. Saya kira pantas beliau mendapar penghargaan itu :)

David (July) Khoirul said...

Dear Joko,
Mungkin ada benarnya jika Pak Tarno adalah sosok yang Anda lihat. Ia berjelajah dengan kotak sulapnya ke sekolah-sekolah dan kampung-kampung untuk menghibur orang, terutama anak kecil. Coba Anda lihat fotonya. Itu adalah penampilan pak Tarno ketika membuka kontestan the Master season 3 semalam. Perhatikan apakah memang beliau.

Satu yang saya perhatikan dari Pak Tarno adalah logat bahasanya yang kental, identik dengan suatu daerah. Disitu saya tahu bahwa ia dari Tegal.

Selamat untuk Pak Sutarno sebagai The Master of Traditional Magic

Faris said...

Raden Bagus Made Bayu Giantara atau dijuluki Bayu Gendeng itu pesulap Bali berketurunan bangsawan yang go International. Dan udah berpengalaman bertahun-tahun. Mewakili etnis bali dalam dunia persulapan. Bizzarist Magician yang entertaining.

Paling pantas menjadi The Next The Master.. :)

Ali Mas'adi said...

kayaknya the Master 3 bakal seru ni.. gw suka gayanya si bayu Gendeng..

David (July) Khoirul said...

@Faris: Sepertinya, Anda kenal akrab dengan Bayu Gendeng.

@Ali Mas'adi: Saya juga setuju bila Bayu Gendeng menjadi the Next (The) Master.

Post a Comment [ Pop-up Comment Window ]

All comments are welcome as long as they are in English, Bahasa Indonesia and Javanese. (Utk pengguna ponsel, silahkan klik Pop-Up Comment Window diatas bila kesulitan dg kotak komentar dibawah)

Jika masih kesulitan, maka pilih Name/URL. Lalu masukkan Nama dan alamat situs Anda

Catatan: Pengkopian sebagian atau keseluruhan dari artikel ini diperbolehkan dan tanpa perlu ada ijin. Namun Anda harus mencantumkan, "sumber tulisan diambil dari http://davidjuly.blogspot.com"

Follow this blog via Facebook